Beberapa bulan lalu saya memutuskan memiliki/merakit sepeda gunung untuk menyalurkan hobby berpetualang dan berolahraga. Ternyata saat ini saya sudah dalam fase kecanduan yang hebat. Walapun sendiri (solo), hampir tiap setiap minggu saya selalu bermain sepeda di bukit Hambalang.
Bermain sepeda pada jalur offroad sangatlah berbeda dibanding dengan di jalan raya. Banyak persiapan yang harus diperhatikan, baik fisik maupun sepeda. Jadi berdasarkan pengalaman pribadi, untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan bersepeda yang jauh dari “peradaban” ada beberapa item yang perlu dipersiapkan. Berikut gambar beberapa perlengkapan sepeda gunung tersebut (note:bukan untuk downhill) dan kisaran harganya. Continue reading Perlengkapan Sepeda Gunung
Sebulan terakhir ini, ada beberapa kalimat dari berbagai orang yang sering sekali ditanyakan kepada saya. Entah itu rekan kerja di unit sendiri, unit lain dan orang-orang yang sudah lama tidak ketemu. Tiap kali pertanyaan (kalimat) tersebut terlontar, tiap kali pula saya harus menjelaskan panjang lebar untuk meyakinkan orang tersebut…
“Siapa sih yang lebih detil membuat peta daripada penduduk setempat,” ujar Jessica Lee, manajer produk Google Maps.(Kompas/Reuters)
Hari Minggu , 18 Maret 2006 adalah pertamakalinya saya bersepeda offroad rame-rame, kebetulan bersama teman-teman KG (Kompas Gramedia). Maklum punya sepedanya juga baru sebulan. Lokasi yang digunakan adalah trek “Telaga Warna”.
Begini deh jadinya kalo udah nggak sabar offroad sepeda. Sudah jelas acara offroad sepeda ke Telaga Warna jatuh pada hari minggu 18 Maret 2007. Eeh… saking semangatnya, hari sabtu pagi jam 6 am, udah nunggu di depan sirkuit sentul.