Fox 32 F-Series R terpasang, Selesai Sudah…

Fork - fox 32 R Akhirnya…, Setelah menunggu 1 tahun, suspensi depan (Fork) yang saya idamkan terbeli sudah, Yes!!! Its Fox 32 F series R (air) . Pemasangan komponen ini di Frame Merida TFS 900 XC menutup program upgrade sepeda selama 2 tahun :-0 , well …. setidaknya untuk beberapa tahun kedepan. Bagi saya, suspensi depan sepeda gunung merupakan item yang paling menguras kantong (mahal), bahkan bila dibanding frame original Merida sekalipun.

Awalnya, incaran saya adalah Fork RockShox Recon 2008, RockShox Revelation 2008 atau Manitou R7.

Recon 2008 sulit dicari, Revelation 2008 sudah berganti dengan versi 2009 yang sangat mahal.. (5,7 juta dude), mahal gile bo. Manitou juga mahal banget, 5,8 juta.. akhirnya pilihan berganti ke si rubah biru (Fork Fox 32 F series R air) yang dicomot dari Sepeda GIANT Trance. Terimakasih untuk Oki Bike di Cibinong…

Harganya yang sebanding dengan sebuah SmartPhone memaksa saya untuk berhemat ekstra keras dan mencangkul sawah lebih hebat  :-). Penantian satu tahun J…

my merida Hampir 2 tahun , akhirnya sepeda gunung idaman saya selesai dibangun. Terimakasih untuk Istriku yang ‘merelakan’ pembelanjaan nominal uang yang tidak kecil  dan teman-teman di KGC(terutama dodi, abi dan fami) yang selalu memberi saran dan petunjuk pembelian komponen.. Here’s the spec..

  • Frame  : Merida Matts TFS 900 (2008)
  • Fork : Fox 32 F series R Air  (disassemble from GIANT Trance)
  • Crank  : Shimano Deore XT (2008)
  • Front Derailleur : Shimano Deore
  • Rear Derailleur  : Shimano Deore XT (2008)
  • Cassette : Shimano Deoare XT (2008)
  • Shifter : Shimano Deore XT (2008)
  • Chain : Shimano HG 93
  • Headset : FSA integrated sealed bearings
  • Stem : Uno
  • Handlebar : Borla
  • Brake: Hayes Nine  (hydro)
  • Rotor : Hayes 8 inch
  • Hub : Novatec (2 bearings)
  • Free Hub : Novatec (2 bearings)
  • Rim: Alexrims SX 44
  • Spoke : Aluminum
  • Tires : Maxxis AdVantage
  • Pedal : Shimano Cleat
  • Chain Guard : Velo
  • Seat post : Kalloy
  • Saddle : Velo

WordPress Automatic Upgrade, Cool!!

This blog is using a wordpress (WP) blog engine, and one it’s really annoying ‘features’ is the quick upgrade schedule.

yup!, if you are using WP then you have to make an upgrade in a short time. Mostly because a security reason…

Upgrading a blog engine can be (surely) a very time consuming activities.

Thanks to Keith Dzousa and Ronald Huereca, Upgrading a blog engine is becaming an easy task now. Just with inserting FTP user, password and a few click you will get the recent release of wordpress blog engine in second.

How can be so fast and simple?

All because of this amazing WordPress Automatic Upgrade plugin

Merakit / Upgrade Sepeda Gunung, 2nd Step…

matt tfs 900Setelah merakit sepeda gunung , akhirnya hampir tiap minggu saya selalu bersepeda offroad bersama komunitas di kantor atau sendiri (solo). Berdasat survey (buset kayak ac nielsen …) di komunitas dan pengalaman pribadi, bila sudah kecanduan bersepeda gunung dan memiliki kesempatan untuk mempelajari komponen sepeda gunung dengan seksama, maka akan timbul suatu keinginan untuk memperbaiki komponen sepeda kita sendiri. Istilah kerennyaUpgrade.

Mirip-mirip komputer jangkrik lah. kalo udah kecanduan main game yang berat-berat pastinya kepengen upgrade processor lah, memory, kartu grafis dan lain-lain. Sepeda juga sama aja pengen upgrade crank lah, rd, fd, frame

Hampir semua teman-teman besepeda di KGC memiliki sepeda gunung yang pasti sudah tidak perawan lagi (salah satu komponennya sudah di ganti dengan yang lebih baik) dengan berbagai alasan tentunya.

Akhirnya RACUN sepeda itu (begitu biasa disebut) mengena juga pada tungganganku :-).

Upgrade berbagai kompenen yang saya lakukan disesuaikan dengan kebiasaan saya bersepeda offroad di medan tanjakan, XC (Cross Country) dan Light AM (All Mountain).

untuk DownHill (DH)…… nggak ikutan deh…..

Yang sudah di Upgrade…

Continue reading Merakit / Upgrade Sepeda Gunung, 2nd Step…